Friday, June 18News That Matters
Shadow

Bupati Lombok Barat Cabut Rekomendasi rencana Kongres Luar Biasa PPAT Indonesia

Girimenang – Bupati H Fauzan Khalid mencabut rekomendasi terkait rencana kegiatan Kongres Luar Biasa (KLB) Ikatan Pejabat Pembuat Akte Tanah (PPAT) Indonesia.

Kongres yang akan diadakan di Hotel Killa Senggigi tanggal 20 Maret 2021 mendatang, dipastikan tidak diizinkan Pemda atas berbagai pertimbangan, termasuk Aksi Penolakan yang terjadi di Lombok Barat.

Salah satu pertimbangan utamanya yaitu kekhawatiran penularan Covid-19 yang kian meningkat di daerah ini.

 

Kepala Pelaksana BPBD Sekaligus Satgas Percepatan Penanganan covid-19 Lobar, mengatakan selain dipastikan tidak mendapat izin, juga adanya gugatan dari anggota ikatan PPAT itu sendiri dibeberapa wilayah, Jumat (12/3/2021).

“Anggota Ikatan PPAT di beberapa wilayah di Indonesia termasuk Jawa timur, dan Bali menyampaikan penolakan terhadap Kongres ini, melalui surat tertulis secara resmi langsung ke bupati,” ungkapnya.

 

Ditambah lagi dengan adanya aksi Masyarakat Gabungan Pecinta Damai NTB Lombok yang menolak keras dan meminta Pemda mencabut Rekomendasi tersebut.

“Hasil keputusan rapat yang dilaksanakan Pemda, dan beberapa penolakan tersebut, sehingga Bupati Lobar yang juga sebagi Ketua Satgas mencabut Rekomendasi tersebut,” imbuhnya.

Mahnan menegaskan bahwa Rekomendasi yang diterbitkan sebelumnya itu bukan izin, melainkan menjadi dasar untuk mendapatkan izin.

“Namun atas berbagai pertimbangan itu , sehingga dipastikan KLB PPAT tidak diizinkan Pemda Lobar, dengan dicabutnya Rekomendasi KLB PPAT yang ditandatangani hari Rabu tanggal 10 Maret 2021,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *